Screening Anemia bagi Siswi SMAN 1 Cibeber
Sebelum pemeriksaan dilakukan, petugas kesehatan dari puskesmas
memberikan penjelasan mengenai anemia, termasuk ciri-ciri utamanya. Anemia
sering ditandai dengan gejala 5L, yaitu lesu, lelah, letih, lemah, dan lalai.
Selain itu, anemia juga dapat menyebabkan kulit, bibir, dan kuku terlihat
pucat, pusing, mata berkunang-kunang, serta tangan dan kaki terasa dingin.
Kondisi ini terjadi karena rendahnya kadar hemoglobin dalam darah yang
berfungsi mengikat oksigen, sehingga penderita sering mengantuk, jantung
berdebar, napas terasa pendek, dan sulit berkonsentrasi.
Sebelum pemeriksaan, siswi diminta mengisi
data diri berupa nama dan tanggal lahir pada lembar yang telah disediakan.
Selanjutnya, siswi maju secara bergantian untuk menjalani pemeriksaan kadar Hb.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar Hb 12 g/dL atau lebih termasuk
kategori normal, sedangkan kadar Hb di bawah 12 g/dL terdeteksi anemia.
Beberapa siswi diketahui memiliki kadar Hb rendah dan diberikan tablet tambah
darah sebagai tindak lanjut.
Kegiatan skrining anemia ini dilaksanakan
oleh tenaga kesehatan, yaitu Yani M., Amd.Kep.; Sulastri, Amd.Kep.; dan Delyana
Timor Lizana, Amd.Gz., dengan pendampingan dokter dr. Evi Nurhasyanah. Kegiatan
juga didampingi oleh Guru Pendamping Sutisna, S.Pd.
Setelah kegiatan selesai, para bidan melaporkan hasil skrining kepada Kepala SMAN 1 Cibeber, Imas Tatu Srimulyani, S.Pd.I., M.Pd., sebagai bahan laporan dan tindak lanjut kesehatan peserta didik.
Tim
Jurnalistik SMAN 1 Cibeber
Penulis:
Maghfira Elry Fitriza
Editor:
Bintang Muhammad Sahara Efendi
Posting Komentar untuk "Screening Anemia bagi Siswi SMAN 1 Cibeber"