Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lebih dari Sekadar Juara: Perjalanan Siswa SMAN 1 Cibeber di FLS3N 2 Kabupaten Lebak

LEBAK, Jurnalistik SMANSER - Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Ibu Imas Tatu Srimulyani, S.Pd.I., M.Pd., SMAN 1 Cibeber kembali melangkah dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Lebak pada 29 April 2026. Bukan sekadar untuk berkompetisi, tetapi untuk merayakan keberanian, keberanian untuk mencoba, untuk tampil, dan untuk mempercayai proses yang sedang dijalani.

FLS3N tahun ini mempertemukan siswa-siswa terbaik dari seluruh SMA se-Kabupaten Lebak. Lomba dilaksanakan di beberapa titik, yaitu SMAN 1 Rangkasbitung, SMAN 2 Rangkasbitung, dan SMAN 3 Rangkasbitung. Di antara riuhnya kompetisi, ada langkah-langkah kecil yang terus bergerak maju, langkah para siswa yang datang dengan harapan, sekaligus keraguan yang perlahan mereka kalahkan.

Dalam setiap langkah itu, mereka tidak sendiri. Ada tangan-tangan yang menguatkan, ada suara-suara yang menenangkan. Ibu Imas Tatu Srimulyani, S.Pd.I., M.Pd., bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibu Wiwi Suherti, S.H., M.Pd., serta para guru pembimbing, Bapak Hendra Permana, S.Pd., Gr., Bapak Bintang Muhammad Sahara Efendi, S.Pd., Gr., Bapak Garda Udi Adi Kharisma, S.Pd., Gr., dan Ibu MaghfiraElry Fitrizia, S.Pd., hadir sebagai bagian dari perjalanan itu, membersamai setiap proses yang tidak selalu mudah.

Dari perjalanan tersebut, dua langkah berhasil sampai pada titik yang membanggakan. Yesa Risandra meraih Juara 3 pada cabang Cipta Cerpen di bawah bimbingan Bapak Andi Nurdiansyah, S.Pd., Gr. 


Sementara itu, Aril Firmansah meraih Juara Harapan 3 pada cabang Fotografi bersama bimbingan Bapak Bintang Muhammad Sahara Efendi, S.Pd., Gr.


Namun, tidak semua cerita berakhir di atas panggung. Sebagian justru hidup di balik layar, dalam latihan yang berulang, dalam rasa gugup yang diam-diam ditenangkan, dan dalam keberanian untuk tetap berdiri meski belum sempurna. Linda Ayu dan Juliana Putri menyuarakan rasa melalui Baca Puisi. Andini Putri Suhandi merangkai kata dalam Cipta Puisi. Nathania Davita dan Regita Ayu Faras Cantika menari dengan jiwa. Mita Mutiara Ananisyah, Ibnu Aris Gumelar, dan Amelia Sri Agustin menghadirkan cerita lewat Film Pendek. Selain itu, ada juga Muhamad Yosef menyampaikan perasaan melalui petikan Solo Gitar.

Di sanalah makna itu tumbuh, perlahan, tapi pasti. Bahwa tidak semua perjuangan harus berakhir dengan piala untuk menjadi berharga. Karena dalam setiap langkah yang diambil, dalam setiap rasa takut yang berhasil dilawan, dan dalam setiap proses yang dijalani, ada sesuatu yang jauh lebih penting, yaitu keberanian untuk terus mencoba.

Dan mungkin, pada akhirnya, yang paling akan dikenang bukanlah siapa yang menang, melainkan siapa yang berani melangkah, bertahan, dan pulang dengan cerita yang membuat mereka ingin mencoba lagi. Dari sanalah, mimpi-mimpi besar itu mulai menemukan jalannya.

 

Tim Jurnalistik SMAN 1 Cibeber
Penulis:
Yesa Risandra
Editor:
Bintang Muhammad Sahara Efendi

SMANSER
SMANSER SMAN 1 Cibeber Jl. Warungkadu No. 49 Cikotok Cibeber Lebak Banten 42394

Posting Komentar untuk "Lebih dari Sekadar Juara: Perjalanan Siswa SMAN 1 Cibeber di FLS3N 2 Kabupaten Lebak"

Pendidikan